• Workshop Zero Waste Peternakan

Pemanfaatan Pakan Hijauan dan Limbah Menjadi Lebih Bermanfaat


Workshop ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pemanfaatan hasil riset dan inovasi yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam bidang peternakan. Melalui konsep zero waste peternakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan pakan hijauan dan pengelolaan limbah agar dapat diolah menjadi sumber daya yang lebih bernilai, bermanfaat, dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber, yaitu Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, Ketua Komisi X DPR RI; Dr. Rantan Krisnan, S.Pt., M.Si., Peneliti Nutrisi dan Pakan Ternak BRIN; serta Prof. Dr. Ir. Taufan Purwo Kesumaning Daru, MP., Guru Besar Ilmu Tanaman Makanan Ternak Universitas Mulawarman. Kegiatan ini dipandu oleh Ardiansyah, S.Pt., M.Si. sebagai moderator.
Workshop turut dihadiri oleh Dr. Ir. Nataniel Dengen, S.Si., M.Si., Wakil Rektor IV Universitas Mulawarman, dan Dr. M. Ir. Fitriansyah, S.T., M.M., Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalimantan Timur, yang memberikan sambutan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Mulawarman, Ketua dan Sekretaris Jurusan Peternakan, para dosen, mahasiswa, petani, komunitas binaan pertanian, serta mitra dari unsur swasta.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Mulawarman menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, masyarakat, dan mitra swasta dalam mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna di sektor peternakan. Sementara itu, Kepala BRIDA Kalimantan Timur menekankan bahwa kerja sama dengan akademisi sangat diperlukan dalam penguatan riset dan inovasi daerah. Hal ini menjadi penting mengingat jumlah peneliti dan sumber daya di lingkungan BRIDA masih terbatas, sehingga sinergi dengan perguruan tinggi diharapkan mampu memperluas jangkauan riset, memperkuat kajian ilmiah, serta mendorong pemanfaatan hasil inovasi bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pemanfaatan pakan hijauan, pengolahan limbah peternakan, serta peluang penerapan teknologi dalam mendukung sistem peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Workshop ini juga menjadi ruang diskusi antara akademisi, peneliti, praktisi, petani, mahasiswa, dan mitra swasta dalam merumuskan solusi nyata bagi pengembangan peternakan berbasis sumber daya lokal.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan konsep zero waste peternakan dapat semakin dikenal dan diterapkan oleh masyarakat. Limbah peternakan dan pertanian tidak lagi dipandang sebagai sisa produksi, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai manfaat bagi peningkatan produktivitas, efisiensi usaha peternakan, ekonomi masyarakat, serta kelestarian lingkungan.

berita hasman